Abstract :
Arabesque adalah salah satu corak artistik yang dalam penerapannya
menggunakan konsep pengulangan bentuk geometri dan memiliki kombinasi pola
yang fantastik. Arabesque merupakan gaya ornamen arsitektur yang unik dalam
kesenian islam. Arsitektur Islam lebih menggunakan pola-pola berbentuk garis,
lingkaran dan pola geometri lainnya yang tersusun membentuk satu kesatuan yang
mengandung makna spiritual dan memiliki keindahan tingkat tinggi. Konsep
geometri pada matematika, arsitektur Islam telah menghasilkan suatu keindahan
dan kesempurnaan tingkat tinggi satu kesatuan ilmu matematika dan seni karena
memiliki keteraturan jika diukur secara matematis dan indah jika dipandang
secara estetika. Berdasarkan hal tersebut di atas perupa terinspirasi untuk
membuat karya seni yang bersumber dari padanya. Adapun penciptaan karya
difokuskan pada : 1) Bagaimana mewujudkan ornamen Arabesque ke dalam motif
batik pada kain sarung yang dipadukan dengan jas? Guna mewujudkan ide
tersebut baik ke dalam motif maupun kain sarung digunakan sebuah metode
penciptaan seni dengan metode pendekatan estetika. Adapun tahapan proses
penciptaan seni meliputi: pra desain, desain, perwujudan, deskripsi dan presentasi.
Tahapan proses penciptaan seni yang dilakukan dapat menghasilkan: 1) lima
desain motif batik bersumber dari oranamen Arabesque, dan 2) lima kain sarung,
3) serta jas bergaya nasional sebagai penunjang penampilan gaya berbusana
sehingga terwujud konsep koleksi busana dengan judul ?aqsarjana? atau
Arabesque sarung jas nasional.
Kata kunci: Arabesque, sarung, jas nasional, aqsarjana