Abstract :
Penelitian ini mengkaji sisi maskulinitas pada laki-laki yang direpresentasikan
melalui laki-laki remaja, dalam tokoh utama film yang bernama Nathan. Metode
penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan
melalui observasi tak berperan. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan
menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan amatan cermat terhadap
film Dear Nathan. Teori yang digunakan berupa semiotika Roland Barthes dan
maskulinitas John Beynon. Analisis penelitian menggunakan peta tanda Roland
Barthes dengan mengamati potongan gambar, dialog, dan gestur dari tokoh
Nathan. Kemudian dikaitkan dengan sifat maskulinitas dan aspek maskulinitas
oleh John Beynon. Hasil dari penelitian ini tokoh Nathan memiliki sisi
maskulinitas pada dirinya yang masih remaja, berupa sifat maskulinitas lelaki
membuat lelucon yang dianggap merendahkan wanita, macho, kekerasan, dan new
man as a nurturer. Aspek pembacaan maskulinitas pada tokoh Nathan berupa age
and physique, geographical, sexual orientation, class and occupation, status and
lifestyle, historical location, education, culture and subculture, dan ethicity. Sisi
maskulinitas pada diri Nathan membawa pengaruh positif dan negatif untuk
dirinya dan orang lain yang ada di sekitarnya.
Kata Kunci: Film Dear Nathan, Representasi, Semiotika Roland Barthes,
Maskulinitas John Beynon, Tokoh Utama.