Abstract :
Penelitian kesenian ini merupakan suatu upaya untuk mengetahui aktivitas proses pergelaran kesenian topeng mburang dan mengetahui faktor-faktor penyebab pembentukan kesenian dan yang melatarbelakangi kesenian tersebut,
sehingga tetap eksis sampai sekarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif interpretatif dengan memberikan gambaran proses pergelaran melukiskan dan memaparkan aktivitas kelompok topeng yang pengamatannya khusus di daerah Klaten.
Pergelaran topeng mbarung sekarang ini sudah tidak digunakan untuk mbarang namun digarap menjadi bentuk seni panggung garap barangan. Adanya penggarapan tersebut mengakibatkan perubahan-perubahan dalam diri kesenian topeng mbarang.
Pqrubahan-perubahan itu antara lain adanya perubahan dalam penggunaan busana, penggunaan alat - alat pendukung antara lain lampu penerangan , sound system, microfon,panggung,
sekarang pertunjukan tidak digunakannya lagi kegiatan seperti nyodo, dan mbheber. Urutan adegan pada pertunjukan saat ini yaitu yang terdiri dari tatagan alus
( nernbe), tagagan gagah( ndagu),dayohan,paseban, pentul-tembem.