Abstract :
ABSTRAK
?Pertunjukan Teater Tutur Adnan PM TOH Mencipta Bersama Masyarakat?
melalui parade pertunjukan yang merefleksikan pertunjukan teater dengan konsep
Post Festival yang melibatkan ruang publik di Taman Putroe Phang. Ruang kreatif
yang berangkat dari spirit hikayat dan teater tutur Adnan PM TOH serta lokalitas ke-
Aceh-an. Jadi, sekaligus memahami gagasan ekspresi musikal dari teater tutur
Adnan PM TOH namun bukan menganalisis konsep teater tutur tersebut.
Berdasarkan kecendrungan mengungkapkan fakta-fakta ekspresi seniman
sastra tutur/lisan Aceh yang kaya dengan beragam unsur gerak, cerita, sejarah dalam
kandungan ekspresi musikalitas. Selain itu memiliki kecerdasan dalam mencipta
tema-tema, lakon, suasana dan ide-ide dramatik termasuk gerak tubuh untuk
memperbesar proyeksi komunikasi kepada penonton. Spirit teater tutur Adnan PM
TOH dan lokalitas ke-Aceh-an khususnya pada gerak dasar seudati, didong dan guel
ini menjadi metode dalam melakukan penciptaan karya teater yang menvisualitaskan
proses kreatif Teuku Adnan PM TOH.
Karya teater ?Pertunjukan Teater Tutur Adnan PM TOH Mencipta Bersama
Mayarakat? mempergunakan ruang publik dalam bentuk artistik sebagai ruang
sosial. Media dakwah dan transformasi moral bagi masyarakat melalui hikayat dan
Ca?e. selain itu, ekspresi dramatik ketubuhan yang disampaikan melalui tubuhnya,
seperti akting, menari, menyanyi. Sementara proses penciptaan teater yang berangkat
dari kekuatan spirit teater tutur Aceh dan lokalitas ke-Aceh-an seperti seudati,
didong dan guel memiliki kekuatan ekspresi dramatik juga ekspresi musikalitas
melalui musik perkusi tubuh menjadi realitas dalam bentuk pengembangan ide
garapan teater. Hal ini menjadi nilai estetika dalam pertunjukan teater modern
Indonesia yang berangkat dari kekayaan lokalitas Aceh.
Kata Kunci: Teater, Spririt Teater Tutur Adnan PM TOH, Lokalitas Ke-
Aceh-an.