Abstract :
ABSTRAK
Penelitian berjudul ?Silang Gaya Dalam Pertunjukan Wayang Kulit
Purwa Lakon Wahyu Wijaya Kusuma Sajian Surono Gondo Taruno?
bertujuan menjawab permasalahan tentang; (1) Bagaimana unsur garap
pakeliran gaya Surakarta, Jawatimuran (Porongan) dan Yogyakarta
sajian Surono (2) Bagaimana bentuk/wujud silang gaya pakeliran sajian
Surono dalam lakon Wahyu Wijaya Kusuma. (3) Mengapa terjadi silang
gaya pakeliran dalam pertunjukan wayang kulit lakon Wahyu Wijaya
Kusuma sajian Surono. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini
terdiri dari konsep silang gaya yang dikemukakan oleh Sunardi dan Umar
Kayam. Analisis penelitian ini bersifat deskriptif dengan model
analisis kualitatif yang menggunakan teknik pengumpulan data melalui
langkah-langkah observasi, studi pustaka, dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur adegan Wahyu Wijaya
Kusuma, wujud silang gaya ditunjukkan dengan adanya unsur garap
pakeliran gaya Surakarta, Jawatimuran (Porongan) dan Yogyakarta.
Silang gaya yang dilakukan Surono dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu
faktor eksternal yang terdiri dari silang gaya pedalangan dalam
perspektif perubahan budaya, pengaruh media massa. Internal terdiri
dari memudarnya lokalitas dalang, kreativitas dalang, pengaruh
pakeliran padat dan faktor penanggap.