Abstract :
Abstrak :
Tari Sanjaya Rangin karya Edi Suwito merupakan tari kreasi kelompok yang diciptakan pada tahun 2013, dan terinspirasi dari Kisah Babad Lorok di buku berjudul Babad Pacitan yang dilakukan oleh Raden Panji Sanjaya Rangin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tari Sanjaya Rangin serta proses yang dilalui koreografer untuk penciptaan tari ini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif berbentuk deskriptif interpretatif. Teori yang digunakan yaitu teori bentuk oleh Sri Rochana Widyastutieningrumserta konsep elemen tari dari Sumandiyo Hadi. Landasan pemikiran tentang penciptaan oleh Alma M. Hawkins dengan beberapa tahapan yang meliputi eksplorasi, improvisasi dan komposisi.
Hasil penelitian ini adalah diketahui bahwa bentuk tari Sanjaya Rangin merupakan tari kelompok dengan tema keprajuritan. Gerak yang digunakan merupakan kreasi dan pengembangan dari bentuk tradisi. Proses yang dilalui oleh Edi Suwito ketika menciptakan karya tersebut yaitu eksplorasi, improvisasi, dan komposisi. Eksplorasi yang dilakukan dibantu oleh asisten koreografer dan langsung bertatap muka dengan penari. Eksplorasi dilakukan koreografer dengan mengembangkan gerak-gerak dari tari tradisi. Improvisasi dilakukan oleh koreografer ketika menyusun pola lantai dengan pertimbangan kenyamanan dan kecocokan gerakan yang dilakukan oleh penari. Terakhir yaitu menyusun komposisi dilakukan langsung kepada penari agar dapat ditinjau dan mempermudah mengatur gerakan juga membenahinya. Komposisi final pada tari Sanjaya Rangin menghasilkan struktur sajian tari yaitu bagian awal, bagian tengah, konflik dan bagian akhir. Pembuatan karya oleh Edi Suwito adalah karena ingin memberi pesan semangat untuk generasi muda dengan mengangkat perjuangan pahlawan terdahulu.