DETAIL DOCUMENT
BENTUK DAN GARAP REYOG SEPUH DI DESA BEDINGIN KECAMATAN SAMBIT KABUPATEN PONOROGO
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Pranata, Andi
Subject
Tari 
Datestamp
2022-06-24 07:22:09 
Abstract :
BENTUK DAN GARAP REYOG SEPUH DI DESA BEDINGIN KECAMATAN SAMBIT KABUPATEN PONOROGO (Andi Pranata, 2020) Skripsi Program Studi S-1 Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakarta. Reyog Sepuh merupakan kesenian khas yang berasal dari Desa Bedingin, Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo. Pendukung kesenian ini baik penari maupun pemusik merupakan para lansia. Penelitian ini merupakan hasil penelitian yang berawal dari gagasan untuk mengungkap bentuk dan garap Reyog Sepuh. Alur pengungkapan permalasalahn penelitian dibingkai menjasi dua perumusan masalah yaitu, (1) Bagaimanakah bentuk Reyog Sepuh, (2) Bagaimanakah garap Reyog Sepuh?. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bentuk diskriptif analisis. Sebagai landasan teori, digunakan teori bentuk dari Suzane K Langer tentang bentuk dan dipertegas teori bentuk dari Soedarsono, sedangkan untuk menganalisis garap menggunakan teori ?Garap? Rahayu Supanggah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Reyog Sepuh merupakan kesenian yang memiliki bentuk arak- arakan yaitu sebuah pertunjukan dilakukan dengan berjalan mengelilingi desa atau perkampungan, namun dalam perkembangannya sering dipentaskan di halaman rumah yang luas atau halaman kantor-kantor pemerintah. Penari jathil lanang sepuh dan pembarong sepuh, gerak yang monoton, rias dan busana yang tidak merubah karakter, properti ebleg dan topeng klono, serta musik yang dirakit menjadi satu kesatuan dapat menampilkan sebuah sajian yang menarik. Semua itu hasi dari kerjasama antara komposer dan koreografer Reyog Sepuh telah menyatu dengan kehidupan masyarakat yang khas dan menjadi ikon kesenian di Desa Bedingin dan Kabupaten Ponorogo. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta