DETAIL DOCUMENT
PENCIPTAAN TOKOH PLUS DALAM NASKAH DITUNGGU DOGOT KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Suwarni, Suwarni
Subject
Teater 
Datestamp
2022-06-30 07:25:00 
Abstract :
Penciptaan tokoh Plus dalam naskah Ditunggu Dogot karya Sapardi Djoko Damono merupakan sajian pertunjukan Tugas Akhir Minat Pemeranan Program Studi Seni Teater, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Surakarta. Naskah ini berbentuk tragikomedi dan bergaya absurd. Naskah ini menceritakan tentang dua tokoh, Plus dan Min yang terlibat sebuah percakapan serius tentang Dogot. Peristiwa tersebut mengisahkan Plus dan Min yang harus segera datang menemui Dogot. Tetapi tidak mengetahui sosok, identitas, dan keberadaan Dogot. Plus meyakini bahwa Dogot bukan apa dan siapa, Dogot tidak berwujud dan tidak akan pernah ditemui. Tetapi dalam pemahaman Min, Dogot di interpretasi sebagai sosok. Naskah Ditunggu Dogot bergaya absurd, sehingga menghadirkan suasana-suasana yang tidak pasti, hal ini digunakan penyaji untuk mewakili perasaan dan pengalaman ketika dihadapkan pada persoalan ditunggu. Menjalani segala kemungkinan adalah keharusan bagi setiap manusia itu sendiri. Gaya pemeranan yang digunakan penyaji adalah gaya realisme yang dikembangkan oleh Stanislavsky. Akting dari ungkapan dialog dan gestur berpijak pada karakter keseharian, yakni tidak di lebih-lebihkan dan di indah-indahkan. Pendekatan yang digunakan merupakan pendekatan presentasi oleh Eka D. Sitorus. Pendekatan ini memberikan peluang untuk kedirian subyektivitas aktor, bahwa tokoh tidak menjadi ataupun seolah-olah. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta