Abstract :
Program Studi S1 Seni Tari di Institut Seni Indonesia Surakarta
mempunyaji tiga jalur untuk Tugas Akhir yaitu Kepenarian, Skripsi, dan
Koreografi. Penyaji memilih jalur Kepenarian dengan mengambil tari
tradisi gaya Surakarta Putri. Penyaji diwajibkan menguasai sepuluh
materi Tari Putri Gaya Surakarta, antara lain : Tari Srimpi Anglirmendhung,
Tari Srimpi Ludiramadu, Tari Srimpi Sangupati, Tari Srimpi Gandakusuma,
Tari Srimpi Dhempel, Tari Adaninggar Kelaswara, Tari Priyambada
Mustakaweni, Tari Langen Asmara, Tari Gambyong Ayun-Ayun, dan Tari
Gambyong Pangkur.
Penulisan kertas kerja ini bertujuan untuk memaparkan latar
belakang penyaji, uraian tentang sajian materi tari yang telah penyaji pilih,
tafsir garap penyaji, juga meliputi uraian tentang proses, sumber lisan
maupun tulisan yang digunakan, audio visual yang penyaji gunakan
untuk menyelesaikan Tugas Akhir.
Proses Tugas Akhir yang penyaji lakukan melalui beberapa tahap
yaitu persiapan teknis, pendalaman, pengembangan wawasan dan
berbagai tahap Ujian. Ujian tahap pertama yaitu Ujian Kelayakan, penyaji
dituntut untuk menguasai sepuluh materi, setelah dinyatakan lolos tahap
berikutnya penyaji mendapatkan lima materi yang akan diujian pada
Penentuan Akademik, antara lain: Tari Srimpi Sangupati, Tari Srimpi
Gandakusuma, Tari Srimpi Ludiramadu, Tari Adaninggar Kelaswara, dan Tari
Gambyong Ayun-Ayun. Tahap selanjutnya adalah tahap Ujian Tugas Akhir,
penyaji harus memilih tiga materi dari lima materi yang terpilih, antara
lain : Tari Srimpi Sangupati, Tari Srimpi Gandakusuma, dan Tari Gambyong
Ayun-Ayun untuk Ujian Tugas Akhir ini penyaji menyajikan satu
repertoar tari hasil dari undian.
Kata Kunci : Proses, Kepenarian, Tari Tradisi Gaya Surakarta Putri