Abstract :
Tesis berjudul ?Gorga Batak Toba di kabupaten Samosir:
Kontinuitas dan Perubahan Bentuk dan Fungsi? ini dilakukan untuk
menganalisis keberlangsungan dan perubahan bentuk dan
fungsinya, serta menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan hal
itu terjadi. Untuk itu pembicarannya difokuskan pada tiga hal
utama, yaitu: bagaimana bentuk dan fungsi gorga tradisional pada
rumah adat Batak Toba sebelum tahun 1970-an; bagaimana
perkembangan bentuk dan fungsi gorga ?baru? pada bangunanbangunan
modern yang berkembang sejak tahun 1970-an sampai
sekarang; dan mengapa terjadi kontinuitas dan perubahan bentuk
dan fungsi gorga.
Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan menggunakan
pendekatan sejarah dan melibatkan ilmu-ilmu bantu estetika
Nusantara, sosiologi, politik, ekonomi, dan antropologi untuk
menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang menjadi
penyebab terjadinya perubahan bentuk dan fungsi pada gorga. Data
dikumpulkan melalui studi pustaka dan dokumen, observasi, dan
wawancara, dengan memerankan peneliti sebagai instrumen kunci.
Hasil penelitian menunjukan bahwa keberlangsungan hidup
gorga pada masyarakat Batak Toba dapat digambarkan secara
sederhana, yaitu dari ada menjadi tiada, dan dari tiada bangkit lagi
menjadi ada, tetapi dalam bentuk dan fungsi yang ?baru?.
Berdasarkan analisis terhadap data lapangan, kepustakaan, dan
dokumentasi, disimpulkan bahwa perubahan bentuk dan fungsi
gorga dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu internal dan eksternal.
Faktor internal, bahwa perubahan gorga terjadi karena pola berpikir
masyarakat Batak Toba pada umumnya berubah, demikian juga pola
berpikir dari institusi adat, tetua utama, pande dorpi, dan
masyarakat Batak Toba. Perubahan pola berpikir mereka ini
berimplikasi pada keinginan untuk mengubah bentuk dan fungsi
gorga sesuai dengan perkembangan dan jiwa zaman. Faktor
eksternal, bahwa perubahan gorga terjadi juga karena dipengaruhi
oleh kebijakan pemerintah, pengaruh agama Katolik, pengaruh
politik, pengaruh sosial, dan pengaruh ekonomi.
Kata Kunci: Gorga, Kontinuitas dan perubahan bentuk dan fungsi,
Masyarakat Batak Toba.