Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan yang
berkaitan dengan pengelolaan pertunjukan wayang kulit sajian
Anom Dwijakangko menuju pakeliran masa kini, yang meliputi
rumusan masalah sebagai berikut; (1) Bagaimana pengelolaan
organisasi Dwijakangko dalam Dwijalaras Indonesia? (2)
Bagaimana pengelolaan produksi Dwijalaras Indonesia guna
mendukung Anom Dwijakangko?. Penelitian ini bersifat kualitatif,
dengan pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, dan
wawancara dengan menggunakan teori manajemen seni
pertunjukan untuk menganalisis pengelolaan organisasi, dan
produksi pertunjukan wayang kulit Anom Dwijakangko.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena pakeliran
pada saat ini telah berkembang dengan pesat dan mengikuti selera
masyarakat, sehingga berdampak terhadap perkembangan dan
pembentukan dalang dalam pengelolaan pertunjukan wayang kulit.
Anom Dwijakangko dengan menggunakan pengelolaan organisasi
Dwijalaras Indonesia yang meliputi perencanaan (Planning),
Pengorganisasian (Organizing), Kepegawaian (Staffing), Pengarahan
(Lead), Kontrol (Control), dan Motivasi, yang dilakukan dengan
baik, telah menghasilkan pendukung atau sumber daya manusia
yang handal. Hal ini berpengaruh terhadap pengelolaan produksi
yang meliputi garap catur, garap sabet, dan garap gending,
semakin baik dan mantab, sehingga menghasilkan karya yang
diinginkan masyarakat, sekaligus seorang dalang professional
menuju pertunjukan wayang kulit masa kini.
Kata kunci: Pengelolaan Organisasi dan Produksi, Anom
Dwijakangko, Dwijalaras Indonesia, Pakeliran masa kini.