Abstract :
Tugas Akhir Kepenarian merupakan salah satu jalur ujian Tugas
Akhir yang dipilih oleh penyaji. Ketertarikan penyaji terhadap jalur
Kepenarian ini antara lain karena penyaji merasa lebih termotivasi untuk
mengolah dan mengasah sejauh mana kemampuan ketubuhan penyaji
sebagai seorang penari. Guna mencapai ketubuhan yang baik sabagai
seorang penari yang berkualitas, penyaji melakukan berbagai usaha
diantara dengan melakukan proses latihan serta eksplorasi. Penyaji tidak
hanya melakukan latihan ketubuhan melainkan juga melakukan latihan
olah vokal. Hal ini dilakukan untuk menunjang kemampuan penyaji
sebagai seorang penari yang baik dan berkualitas. Selain itu penyaji juga
harus mengetahui dan memahami konsep dasar tari jawa yaitu
hastasawanda, yang selanjutnya diaplikasikan dalam materi yang telah
dipilih.
Untuk menuju Ujian Tugas Akhir, penyaji melalui 3 tahapan yaitu
Ujian Kelayakan Proposal dengan mempersiapkan 10 repertoar tari tradisi
Putri Gaya Surakarta yaitu Tari Gambyong Pangkur, Tari Gambyong Ayunayun,
Tari Gambyong Mudhatama, Tari Srimpi Anglirmendhung, Tari Srimpi
Gandakusuma, Tari Srikandhi Cakil, Tari Priyambada Mustakaweni, Tari
Adaninggar Kelaswara, Tari Driasmara dan Tari Langen Asmara. Kemudian
tahap Ujian Penentuan dengan 5 repertoar tari yaitu Tari Gambyong
Mudhatama, Tari Srimpi Gandakusuma, Tari Srikandhi Cakil, Tari Adaninggar
Kelaswara, dan Tari Driasmara. Ujian Tugas Akhir dengan 3 repertoar tari
yaituTari Srimpi Gandakusuma, Tari Adaninggar Kelaswara, dan Tari
Driasmara. Dalam Ujian Tugas Akhir Kepenarian ini penyaji menyajikan
Tari Adaninggar Kelaswara. Pada sajiannya penyaji menyajikan Tari
Adaninggar Kelaswara dengan beberapa pengembangan serta perubahan.
Proses pengembangan ini penyaji lakukan berdasarkan referensi, dan
hasil wawancara yang telah mendapat persetujuan dan bimbingan dari
Dosen pembimbing Tugas Akhir.
Kata Kunci: Karya Seni, Kepenarian, Proses.