Abstract :
ABSTRAKSI
Subjek penelitian ini dalah Dwi Nugroho (Idut) salah satu
pengrajin alat musik yang sudah lama menggeluti usaha pembuatan alat
musik di Jalan Anggrek Raya, Kajen, Grogol, Solo Baru, Sukoharjo,
Surakarta, Jawa Tengah. Idut menjadi objek penelitian ini karena telah
menekuni usaha pembuatan alat musik selama puluhan tahun. Banyak
seniman di wilayah Surakarta maupun seniman nasional serta seniman
manca negara yang menggunakan jasa Idut dalam membuat alat musik
seperti, drum, alat-alat perkusi, biola dan terutama gitar. Gitar buatan Idut
dapat disejajarkan sebagai gitar dengan kualitas baik. Hal ini didsari oleh
beberapa pendapat musisi yang mengakui kualitas gitar buatan Idut.
Untuk menjawab permasalahan ini digunakan beberapa konsep
organologi oleh Mantle Hood, Hendarto dan Hastanto, Curt Sachs dan
Hornbostel, Merriam, dan Susumu Khasima. Teori tersebut digunakan
peneliti untuk mengupas dan menjelaskan tentang gitar klasik Buatan
Idut baik secara organologi maupun struktur dan fungsionalnya. Bukan
hanya deskripsi tentang pembuatan gitar klasik, akan tetapi membahas
secara rinci mulai dari klasifikasi jenis instrumen, aspek fisik instrumen,
organ berikut fungsinya, pengaruh dari setiap organ terhadap bunyi yang
dihasilkan, teknik memainkan, karakter suara yang dihasilkan berikut
fungsi dari setiap karakter suara dalam karya musik khususnya gitar
klasik, serta sejarah dan perkembangannya.
Hasil analisis data dan fakta yang terkumpul melalui wawancara,
pengamatan dan studi pustaka adalah Idut merupakan pengrajin yang
berpengalaman yang mempunyai kemampuan atau kejelian memilih
bahan mentah, dan pengalaman dalam hal pengerjaan gitar adalah kunci
utama untuk menghasilkan pruduk gitar dengan kualitas baik.
Pengalaman yang Idut dapat sejak kecil dari pamannya, dan ilmu yang
dia dapat semasa kuliah di jurusan Kriya Seni ISI Surakarta
menjadikannya pengrajin gitar yang berkualitas. Standarisasi yang
diterapkan Idut pada gitarnya meliputi, bahan yang digunakan sesuai
dengan karakteristik setiap bagian gitar, bahan telah melalui proses
standar kayu, proses pembuatan secara detail, serta presisi dalam hal
bentuk, ukuran dan nada yang dihasilkan. Bahan yang digunakan serta
cara pembuatan yang ditel tersebut merupakan syarat untuk gitar dengan
kualitas baik.