Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Merdekawati, Bella Twoaras
Subject
Tari
Datestamp
2022-08-23 01:52:05
Abstract :
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengupas tentang proses terciptanya dan bentuk tari Bedhaya kawung Kawung karya M.G Sugiyarti di Yogyakarta. Permasalahan yang akan dibahas yaitu : (1) Bagaimana proses terciptanya tari Bedhaya kawung Kawung karya M.G Sugiyarti di Yogyakarta?. (2) Bagaimana bentuk tari Bedhaya kawung Kawung karya
M.G Sugiyarti di Yogyakarta?.
Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan pendekatan koreografi, metode yang digunakan deskriptif analisis. Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan cara observasi atau pengamatan terhadap objek penelitian, wawancara, dan studi pustaka. Permasalahan mengenai proses terciptanya tari dikupas menggunakan teori BPH. Suryodiningrat dalam Buku Babad Lan Mekaring Joged Jawi yang menyebutkan tari itu
terdiri dari wiraga, wirama, dan wirasa. Sedangkan pembahasan mengenai bentuk tari menggunakan konsep R.M Soedarsono dalam buku Diktat Pengantar Pengetahuan dan Komposisi Tari.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tari Bedhaya kawung Kawung diciptakan untuk mengenang Sultan Hamengku Buwana VII yang senang memakai jarik motif kawung. Tari ini disusun oleh M.G Sugiyarti pada tahun 2015. Selain itu tari ini untuk memperingati terbentuknya sanggar Kridha Beksa Wirama. Penyusunan tari Bedhaya kawung Kawung ditata menurut tata aturan penyusunan bedhaya kawung yaitu etika dan norma lingkungan, sumber cerita, tata aturan penggunaan motif gerak, dan tata aturan penggunaan pola lantai. Tari Bedhaya kawung Kawung ditarikan oleh sembilan orang penari putri. Tari Bedhaya kawung Kawung merupakan garapan tari baru tetapi pola garapnya tidak meninggalkan tata aturan tari Bedhaya kawung pada umumnya.