Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Prabhawita, Kadek Shanti Gitaswari
Subject
Tari
Datestamp
2016-12-08 02:43:11
Abstract :
Karya seni koreografi ?ASA ESA? yang disusun dan disajikan oleh
Kadek Shanti Gitaswari Prabhawita ini merupakan Tugas Akhir Karya
Seni Jalur Penciptaan, Program Studi S-1 Jurusan Tari, Fakultas Seni
Pertunjukan , Institut Seni Indonesia Surakarta. (74 halaman)
?Asa Esa? merupakan susunan karya tari yang dilatarbelakangi
oleh ketertarikan pengkarya terhadap fenomena benang Tridatu yang
populer dikalangan masyarakat Hindu Bali. Benang Tridatu adalah
benang tiga warna yang terdiri dari warna merah, hitam, dan putih.
Benang tiga warna ini kemudian digunakan sebagai gelang dan diyakini
memiliki kekuatan Tuhan bagi penggunanya. Benang ini banyak
mengandung nilai dan makna diantaranya, sebagai perwujudan tiga dewa
utama dalam Agama Hindu, simbol keseimbangan, dan manunggal.
Penggarapan karya ini lebih kepada bentuk ritual yang bersifat
meditatif dengan suasana sakral, hening, dan magis. Dalam prosesnya
pengkarya menemukan suatu bentuk meditatif yang berbeda yaitu
bergerak dalam keheningan. Meditasi tidak hanya dilakukan dengan
duduk tenang dan memejamkan mata. Akan tetapi meditasi juga bisa
dilakukan dengan bergerak sesuai aliran nafas dan tetap menyadari
interaksi tubuh dengan lingkungan sekitar, serta melantunkan mantra
pemujaan untuk lebih memusatkan pikiran kepada Tuhan.
Karya ini tidak dibuat dengan alur naratif atau bercerita, tetapi
disusun berdasarkan hasil ekplorasi dari imajinasi terhadap bentuk
benang yang saling terjalin, bentuk benang yang kemudian bisa menjadi
gelang, dan proses terurainya ketiga benang sehingga pengkarya
mendapatkan berbagi macam tafsir. Permasalahan pada karya muncul
dari tafsir pengkarya ketika melihat jalinan benang Tridatu terurai.
Pemilihan bahan eksplorasi yang digunakan, sebagian besar berasal dari
pengembangan gerak-gerak tari gaya Bali dan dikolaborasikan dengan
teknik-teknik koreografi kelompok non tradisi. Hasil karya ?Asa Esa? ini
merupakan ungkapan keyakinan pengkarya terhadap nilai yang
terkandung dalam benang Tridatu sebagai wujud penyatuan spiritual.
Kata kunci: Hindu Bali, Tridatu, Keyakinan, Penyatuan