Abstract :
Karya Tari Batik Grobogan merupakan koreografi kelompok
yang terinspirasi dari proses pembuatan kain Batik Grobogan. Tari Batik
Grobogan adalah karya tari yang diciptakan oleh MGMP Tari se-
Kabupaten Grobogan pada tahun 2015 yang kemudian diubah oleh
Warsito pada tahun 2016. Penelitian ini menitikberatkan pada
interpretasi bentuk Tari Batik Grobogan. Permasalahan penelitian ini
adalah bentuk sajian dan interpretasi bentuk Tari Batik Grobogan.
Untuk menjawab permasalah tersebut menggunakan teori bentuk sajian
tari menurut Suzanne K. Langer yang didukung oleh teori Janet
Adshead tentang elemen-elemen yang terdapat dalam sajian karya tari
dan interpretasi tari menggunakan teori Pauline Hodgens. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif analitik dengan jenis data kualitatif
melalui tahap pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, studi
pustaka, serta tahap analisis data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk sajian tari didalamnya
terdapat struktur sajian Tari Batik Grobogan yang dibagi menjadi tiga
bagian, dan elemen-elemen pada Tari Batik Grobogan yang meliputi
penari, gerak, tata visual dan elemen suara. Interpretasi bentuk tari
menghasilkan aspek-aspek yang mendasari terbentuknya atau
terciptanya tari batik grobogan meliputi latar belakang sosial budaya,
konteks, genre/gaya, subjek masalah (pokok permasalahan), kemudian
terdapat aspek yang berkaitan dengan Tari Batik Grobogan meliputi
karakter, kualitas dan makna Tari Batik Grobogan.