DETAIL DOCUMENT
TARI IPI LETE DALAM UPACARA PANEN PADI DI DESA MAKIR KECAMATAN LAMAKNEN KABUPATEN BELU-NTT
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Mau, Marisa De Quarta Sarin
Subject
Tari 
Datestamp
2022-08-23 04:34:45 
Abstract :
Tari Ipi Lete sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Leluhur dan Alam Atas hasil panen yang diperoleh, juga sebagai bentuk luapan kegembiraan masyarakat Desa Makir dalam memperoleh hasil panen yang melimpah dan ditarikan secara masal. Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dua permasalahan yang berkaitan dengan bentuk dan fungsi tari Ipi Lete dalam upacara panen padi, meliputi (1) bagaimana bentuk tari Ipi Lete dalam upacara panen padi di Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, (2) bagaimana fungsi tari Ipi Lete dalam upacara panen padi di Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan Teori bentuk dari Soerdarsono diantaranya penari, gerak, iringan, busana, properti, pola lantai, dan tempat pertunjukan. Teori fungsi tari Ipi Lete pada upacara panen padi menggunakan teori Anthony Shay dalam sarana upacara diuraikan tari sebagai refleksi dan validasi organisasi sosial, tari sebagai alat untuk upacara keagamaan dan aktivitas sekuler, tari sebagai aktivitas kreaktif, tari sebagai ungkapan kebebasan rasa, tari sebagai ungkapan keindahan atau aktivitas keindahan itu sendiri dan tari sebagai refleksi dari pola perekonomian atau aktivitas ekonomi. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan skripsi ini adalah metode kualitatif dalam upaya mencari informasi yang akurat dengan pendekatan Etnokoreologi. Teknik kualitatif yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tari Ipi Lete merupakan bentuk luapan kegembiraan masyarakaat Desa Makir dalam memperoleh hasil panen yang melimpah dan disajikan dalam upacara panen padi. Tari Ipi Lete yang mempunyai fungsi yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat. Diantaranya tari sebagai bentuk aktivitas ritus atau ritual kepercayaan, sebagai aktivitas hiburan, sebagai aktivitas nilai estetik, dan sebagai pola kegiatan ekonomi. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta