DETAIL DOCUMENT
KOREOGRAFI TARI LURIK ASRI KARYA HARTANTO DI SANGGAR SENI SEKAR AGENG DI KABUPATEN KLATEN
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Pramesti, Putri Dwi
Subject
Tari 
Datestamp
2022-08-23 04:47:28 
Abstract :
Tari Lurik Asri merupakan karya tari garapan baru yang menggambarkan seseorang sedang menenun kain. Tarian ini ditarikan secara berkelompok, diiringi gendhing Ngagem Lurik dan Jineman Lurik dengan menggunakan gamelan laras slendro pathet manyuro. Penelitian ini bermaksud mengungkapkan tentang koreografi tari Lurik Asri di Sanggar Seni Sekar Ageng, dan proses kreatif Hartanto di Sanggar Seni Sekar Ageng. Pembahasan tentang bentuk koreografi dalam penelitian ini menggunakan teori dari Sumandiyo Hadi tentang elemen-elemen koreografi kelompok yaitu: judul tari, jenis tari, tema tari, penari, gerak tari, rias dan busana, properti, musik tari, ruang tari, cara penyajian, dan tata cahaya. Pembahasan proses kreatif tari Lurik Asri oleh Hartanto menggunakan konsep yang dikemukakan oleh Alma Hawkins yang terdiri dari tiga tahapan yaitu: eksplorasi, improvisasi, dan komposisi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang menekankan pada telaah fenomena yang terjadi dengan melakukan wawancara, observasi terlibat (participant observer), dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa, karya tari Lurik Asri terinspirasi dari proses produksi kain lurik di Kabupaten Klaten. Tari Lurik Asri bertujuan untuk mempromosikan atau memamerkan produk kain lurik yang menjadi produk khas dari Kabupaten Klaten. Koreografi tari Lurik Asri merupakan karya tari kreasi baru yang terdiri dari elemenelemen yang saling terkait seperti judul tari, tema tari, jenis tari, penari, gerak tari, rias busana, properti, musik tari. Proses kreatif Hartanto dalam menciptakan karya tari Lurik Asri terdiri dari eksplorasi, improvisasi, dan komposisi. Dalam eksplorasi Hartanto mencari, memilih gerak-gerak berdasarkan hasil observasi, improvisasi ini Hartanto dan penari Sanggar Seni Sekar Ageng mengimprovisasi gerak dan melibatkan semua bagian tubuh dengan spontan, dan komposisi ini mulai menyatukan keseluruhan gerak dengan musik menjadi satu kesatuan yang utuh. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta