Abstract :
Skripsi yang berjudul Kreativitas Bimo Wijayanto dalam Karya Tari
Rajapadni Gayatri mengungkap permasalahan yang meliputi: (1)
bagaimana bentuk koreografi tari Rajapadni Gayatri, dan (2) bagaimana
proses kreatif Bimo Wijayanto dalam karya tari Rajapadni Gayatri. Kedua
permasalahan tersebut dikaji dengan teori bentuk koreografi dan teori
kreativitas. Pengaplikasiannya untuk menganalisis bentuk koreografi
menggunakan teori Sri Rochana Widyastutieningrum yang di dalamnya
mengungkap bentuk fisik dan bentuk ungkap, sedangkan untuk
menganalisis kreativitas menggunakan teori Rhodes yang dikutip oleh
Utami Munandar dalam bukunya yang berjudul Kreativitas dan
Keberbakatan, menyebut keempat jenis definisi tentang kreativitas sebagai
?Four P?s of Creativity: Person, Process, Press, Product?. Penelitian ini bersifat
kualitatif. Data-data dikumpulkan melalui observasi baik secara langsung
maupun melalui audio visual, wawancara, dan studi pustaka.
Hasil penelitian ini, tari Rajapadni Gayatri dalam bentuk
koreografinya terbagi menjadi empat bagian yaitu Kerajaan Singasari
runtuh, ketegaran sosok Gayatri, Gayatri berkelana dan Gayatri yang
dalam kehidupannya terinspirasi oleh tokoh Sekartaji. Bentuk Karya tari ini
mengacu pada tari Bedhaya, maka dari itu disebut sebagai Bedhaya
Dramatari. Berbeda dengan tari Bedhaya yang di dalamnya tidak ada
penokohan namun dalam karya tari ini terdapat penokohan yang
menceritakan dinamika perjuangan Gayatri dalam menggapai kejayaan
Majapahit. Bimo Wijaynto dalam penggarapan karya tari Rajapadni Gayatri
tidak terlepas dari unsur 4P, seperti bentuk pengalaman, bakat, lingkungan
budaya, faktor pendorong, proses pengkaryaan, dan produk hasil akhir
dari proses kreativitas.