Abstract :
Tari Candra Laksita merupakan sebuah tari kreasi baru yang
diciptakan Untung Muljono pada tahun 2018. didalamnya menceritakan
tentang seorang gadis yang beranjak dewasa (akhir baligh). Usia masa
pubertas yang dialami oleh semua gadis. Ide dasar atau gagasan tari
Candra Laksita terinspirasi dari tari Menak gaya Yogyakarta yang
Kemudian dikemas dalam tari kreasi baru.
Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan bentuk. Metode
yang digunakan adalah deskriptif analitis. Untuk membahas bentuk
digunakan teori Suzane K. Langer. Untuk menjelaskan tentang elemenelemen
tari digunakan konsep Sumandiyo Hadi tentang elemen
koreografi tari kelompok yang menjelaskan tentang gerak, ruang, musik,
judul, tema, mode penyajian, jumlah penari, tata rias dan busana, tata
cahaya dan properti.
Hasil penelitian bahwa tari Candra Laksita diciptakan dari ide
berdasarkan tari golek menak gaya Yogyakarta. Latar belakang
penciptakan melalui eksplorasi, improvisasi dan komposisi. Proses
penciptaan berdasarkan kreatifitas Untung Muljono melalui pribadi,
proses, produk baik secara eksternal maupun internal. Bentuk sajian tari
Candra Laksita meliputi gerak, ruang tari, musik, pemilihan judul, tema
tari, jenis tari,dan penari yang terlibat, rias dan kostumnya, tata cahaya
dan propertinya.