Abstract :
Penelitian ini mengungkap tentang Proses Penciptaan Tari Teleng Karya Bimo Wijayanto di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan proses penciptaan dan bentuk tari Teleng. Pendeskripsian proses penciptaan dalam tari Teleng menggunakan teori yang dipaparkan oleh Eko Supriyanto. Untuk menguraikan bentuk tari Teleng menggunakan teori Sri Rochana Widyastutieningrum. Proses penciptaan ada lima tahap, yaitu riset, training, conditioning, rehearsal, dan performing. Bentuk tari Teleng terdiri dari penari, gerak, karawitan tari, tata rias, busana, properti, dan tempat pentas.
Tari Teleng berangkat dari ide garap cerita mitos sumber air. Geraknya mengambil dari gerak-gerak kesenian yang sudah ada dan dikembangkan perihal unsur-unsurnya. Salah satu unsur geraknya merupakan pengembangan unsur-unsur dari gerak Solah (Barongan), Joget (Tayuban), dan memegang properti rinjing (Reog Kendang).