DETAIL DOCUMENT
PERAN KELOMPOK RUKUN PEWARAS DALAM MENJAGA EKSISTENSI TOPENG DHALANG MADURA MELALUI LAKON “HILANGNYA JIMAT KALIMASADA”
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Rista, Niken Nanda
Subject
Teater 
Datestamp
2022-09-29 03:18:47 
Abstract :
Topeng Dhalang Madura merupakan kesenian teater rakyat tradisional yang kompleks dan utuh karena memuat unsur cerita, unsur tari, unsur musik, unsur pedalangan dan unsur kerajinan. Rukun Pewaras sebagai kelompok Topeng Dhalang Madura yang berdiri sejak tahun 1992 dapat diteliti lebih jauh mengenai eksistensinya dalam melewati berbagai tantangan zaman, seperti banyaknya kesenian lain yang lebih diminati masyarakat dan pesatnya perkembangan seni pertunjukan modern. Penelitian ini berusaha mengungkap permasalahan yang berkaitan dengan peran kelompok Rukun Pewaras dalam menjaga eksistensi Topeng Dhalang Madura melalui lakon ?Hilangnya Jimat Kalimasada?, meliputi tiga pertanyaan penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana bentuk pertunjukan Topeng Dhalang Madura Rukun Pewaras; (2) bagaimana strategi yang dilakukan Rukun Pewaras untuk memenuhi kebutuhan estetis melalui lakon ?Hilangnya Jimat Kalimasada?; dan (3) bagaimana capaian estetis dari pertunjukan Topeng Dhalang Madura Rukun Pewaras melalui lakon ?Hilangnya Jimat Kalimasada? pada masyarakat di Desa Slopeng? Permasalahan tersebut dikaji menggunakan teori dramaturgi teater yang berfokus pada persoalan bentuk pertunjukan dan teori struktural-fungsionalisme Radcliffe-Brown yang difokuskan pada perangkat fisiologi sosial. Permasalahan yang bersifat tekstual dianalisis menggunakan teori teater. Data-data dikumpulkan melalui dokumen audio visual dan wawancara terhadap pemain dalang dan penonton pertunjukan Topeng Dhalang Madura. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, bahwa bentuk pertunjukan Topeng Dhalang Madura memiliki unsur-unsur yang membentuk ciri khas tersendiri dibanding dengan pertunjukan teater tradisional lainnya. Kedua, strategi-strategi Rukun Pewaras melalui pertunjukan lakon ?Hilangnya Jimat Kalimasada? telah memenuhi kebutuhan estetis pada masyarakat Slopeng. Ketiga, capaian estetis pada masyarakat Slopeng telah membentuk eksistensi Rukun Pewaras yang mempertahankan keutuhan integrasi sosial. 

File :
niken up.pdf
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta