Abstract :
KEHIDUPAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL SEBAGAI IDE
PENYUTRADARAAN FILM FIKSI JUITA. (Albertus Widya Dewanta, 2021,
vi dan 00 Halaman). Tugas Akhir Karya Strata-1 (S-1) Program Studi Film
dan Televisi, Fakultas Seni Rupa dan Desan, Institut Seni Indonesia
Surakarta.
Film Juita adalah sebuah film drama yang diangkat berdasarkan kisah nyata seorang
mantan pekerja seks. Ide yang melatar belakanginya bersalah dari pandangan
sutradara seputar maraknya stigma buruk yang beredar di masyarakat terhadap
Pekerja Seks Komersial. Film Juita dibuat dengan menggunakan metode Neorealis
dengan harapan dapat menberikan pandangan baru masyarakat awam terhadap
Pekerja Seks Komersial. Pekerja Seks Komersial sejatinya adalah seorang manusia
biasa, seorang perempuan, seorang ibu dan juga seorang tulang punggung keluarga.
Selayaknya orang biasa, Nia memiliki rasa bertanggung jawab untuk membesarkan
anaknya dengan berbagai beban material ataupun mental. Hal ini yang akhirnya
dipilih sutradara untuk diangkat dalam film ini, perjuangan seorang perempuan dan
ibu mantan pekerja seks dilingkungan marginal. Penggunaan metode Neorealis
diharapkan dapat sebagai suatu perlawanan terhadap maraknya stigma buruk dari
orang ? orang yang berkuasa. Proses pembuatan film Juita sendiri menggunakan
metode berdasarkan teori neorealis yang pembuatannya berdasarkan plot yang
berasal dari kehidupan riil, dengan otentisitas visual, penataan kamera tidak ?anehaneh?,
disyuting langsung di lokasi, tanpa make up, dan hampir tidak menggunakan
efek khusus.
Kata Kunci: Pekerja Seks Komersial, Neorealisme, Sudut pandang.