Abstract :
Penelitian ini dirancang untuk membahas musikalitas dalam
Sole Karololon. Unsur utama yang dikaji adalah gelekot sebagai unsur estetis musikal yang membentuk ciri khas Sole Karololon.
Penelitian ini berfokus pada wujud gelekot dan peran musikal
dalam nyanyian Sole Karololon. Penulis menyebutkan Sole
Karololon sebagai nyanyian dimaksudkan untuk mempermudah
pemahaman pembaca, akan objek yang diteliti dan dibahas adalah sebuah nyanyian tradisi. Meskipun demikian, penulis juga mengidentifikasi adanya perbedaan bernyanyi pada umumnya dan bernyanyi dalam Sole Karololon. Hal yang membedakan adalah bernyanyi dalam Sole Karololon harus menggunakan gelekot; untuk menegaskan hal ini dapat dikatakan bahwa nyanyian yang tidak menggunakan gelekot, maka nyanyian tersebut bukanlah nyanyian Sole Karololon.
Masalah utama yang dikaji dalam penelitian adalah wujud
pdan peran gelekot dalam memberikan keindahan pada Sole
Karololon. Pembahasan pertama tentang wujud, dimaksudkan
untuk menunjukkan bentuk gelekot dalam sebuah melodi.Wujud
gelekot dibuat dalam notasi balok dan notasi grafis untuk
mengetahui signifikansi sebuah melodi. Penggunaan notasi balok sesungguhnya tidak sempurna untuk mentranskripsikan Sole Karololon, akan tetapi sejauh ini budaya Lamaholot belum memiliki notasi khusus sebagai simbol penulisan not dalam nyanyian tradisi, oleh karena itu notasi balok digunakan hanya sebagai alat bantu untuk menunjukan bentuk gelekot pada sebuah melodi dalam nyanyian Sole Karololon. Selain itu peneliti juga menggunakan notasi grafis agar pembaca lebih jelas mengetahui frekuensi suara dan pola melodi dari setiap oha (seniman dalam sole).Pembahasan kedua yakni bagaimana gelekot berperan dalam membentuk keindahan Sole Karololon. Pada bagian ini dibahas bagaimana proses secara musikal yang menunjukan bahwa gelekot berperan sebagai unsur yang menunjukan ciri khas serta kualitas Sole Karololon.
Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi sebagai
strategi penyelidikan terhadap lingkungan kebudayaan secara
alamiah, mengobservasi, dan mencermati pengalaman estetis para seniman, serta fenomena berkesenian dalam tradisi Lamaholot. Peneliti menggunakan beberapa perspektif yang berhubungan dengan topik penelitian, untuk menguatkan tulisan dan membantu menguraikan permasalahan dalam proses pembahasan. Perspektif yang dimaksud di antaranya tentang komunikasi seni, vii bahasa dalam syair Sole Karololon, bentuk musik, motif, gaya, dan sebagainya.
Hasil temuan terhadap beberapa masalah dari penelitian ini,
dibahasa sebagai hasil kerja peneliti untuk direkomendasikan
pada pihak-pihak terkait sebagai aksi dukungan dalam misi
pelestarian terhadap kesenian tradisi Lamaholot. Beberapa
temuan dalam penelitian ini yakni: (1) gelekot merupakan unsur musikal yang memberikan ciri khas dan karakter pada Sole Karololon, (2) wujud gelekot dapat menunjukkan bentuk musik yang berbeda dari nyanyian pada umumnya, (3) peran gelekot menjadi sebab akibat yang juga berhubungan langsung dengan pengalaman estetis seniman untuk mencapai keindahan Sole Karololon.