Abstract :
Fenomena bullying sudah menjadi permasalahan selama ini, bullying dapat menimpa siapa saja dan dimana saja. Tak terkecuali di sekolah, tindakan bullying di sekolah dikenal dengan istilah school bullying. Dampak dari fenomena bullying sangat rawan dikalangan remaja. Kepribadian yang belum mencapai kematangan serta kurang mampu mengontrol emosi, membuat remaja mudah terpengaruh hal negatif maupun positif. Progam pemerintah full day school berpotensi anak
melakukan tindakan bullying, beberapa sekolah di Indonesia khusunya di kota Batu, Malang mulai memberlakukannya. Sebagai tindakan antisipasi dari progam tersebut, dibuatlah perancangan kampanye anti school bullying. Digunakan sebagai
metode komunikasi persuasif kepada khalayak, dan mengkampanyekan tentang anti school bullying. Di mana strategi kampanye media elektronik, dan sosial media
merupakan media yang utama. Diterapkan dengan strategi kampanye seminar dan media sosial, dengan format gaya flat design. Dengan kampanye anti school bullying melalui motion graphic, diharapkan khalayak muda lebih mencerna isi
pesan yang disampaikan. Perancangan kampanye ditujukan untuk memberikan penyadaran tentang dampak dari bullying, serta diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama di lingkungan sekolah.
Kata Kunci : Kampanye, anti school bullying, motion graphic.