Abstract :
Subjek penelitian ini mengenai keprihatinan ekologis terkait barangbarang yang tidak terpakai, di antaranya triplek bekas, plastik bekas, kertas bekas di lingkungan rongsok depan rumah dan juga lunturnya falsafah Jawa Hamemayu Hayuning Bawana, untuk kemudian barangbarang tersebut di upcycle menjadi karya-karya seni cetak tinggi yang kreatif,inovatif,transformatif dan transfiguratif. Karya-karya seni cetak tinggi tersebut dipublikasikan ke dalam galeri virtual outdoor dan indoor, video karya yang terhubung dengan chanel youtube dan juga galeri NFT yang terhubung langsung dengan penjualan online. Pada penciptaan
karya seni cetak tinggi ini menggunakan perspektif EcoArt dengan pendekatan multimodalitas sehingga karya-karya seni grafis yang dihasilkan melampaui konvensi seni grafis. Metode penciptaan yang digunakan menggunakan metode penciptaan Tri Cipta Karya antara lain, perenungan, eksplorasi, pembentukan dan sajian/publikasi karya. Hasil
temuan dari penelitian ini menemukan konsep, metode Tri Cipta Karya, bentuk karya seni cetak tinggi dalam perspektif EcoArt dengan pendekatan multimodalitas sehingga melebihi konvensi seni grafis dan sajian/publikasi karya yang berupa galeri virtual dan terhubung dengan galeri NFT dan Implikasinya adalah membuat pelaku Seni Grafis tidak
hanya berkarya dengan pada materi dan media produk industri massal seni, tetapi dapat pula me-reuse atau meng-upcycle benda-benda temuan. Ini berguna bagi ilmu pengetahuan dan seni.