Abstract :
Skripsi karya seni ini berusaha mendeskripsikan komposisi karya musik baru yang berjudul Jungler. Karya ini mengangkat fenomena nonmusikal dari fenomena sosial berupa hegemoni kekuasaan kepemimpinan otoriter. Karya ini lebih menggambarkan terjadinya dominasi kekuasaan oleh seorang pemimpin suatu wilayah terhadap individu atau kelompok diwilayah tersebut. Data-data penelitian dikumpulkan melalui studi pustaka, studi dokumen, dan wawancara.
Karya musik Jungler memadukan instrumen gamelan jawa antara lain bonang barung, saron, kempul serta beberapa instrumen musik barat antara lain fujara, tin whistle, ocarina, overtone flute, simbal, bass drum dan djembe. Karya komposisi Jungler dibagi menjadi empat bagian yakni penggambaran suasana tegang, penggambaran suasana perseteruan, perasaan pasrah, dan penggambaran selebrasi seorang pemimpin wilayah. Pada refleksi kekaryaan berisi tinjauan kritis kekaryaan, hambatan dan penanggulangan.
Kata kunci : Jungler, Hegemoni, kepemimpinan, musik.