DETAIL DOCUMENT
QUARTER LIFE CRISIS SEBAGAI PEMBANGUN UNSUR NARATIF DALAM PENYUTRADARAAN FILM BER-GENRE ROAD MOVIE “KEPALA DUA”
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
MUHAMAMMAD, ANFASA RAFI
Subject
Televisi dan Film 
Datestamp
2024-07-16 05:25:00 
Abstract :
QUARTER LIFE CRISIS SEBAGAI PEMBANGUN UNSUR NARATIF DALAM PENYUTRADARAAN FILM BER-GENRE ROAD MOVIE ?KEPALA DUA? (Anfasa Rafi Muhammad, 18148138), Tugas Akhir Karya S-1 Program Studi Film dan Televisi, Jurusan Seni Media Rekam, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan jumlah penduduk Indonesia mencapai 275,77 juta jiwa pada 2022. Dari jumlah tersebut kelompok usia yang memiliki jumlah terbanyak adalah kelompok usia 20 ? 29 tahun yaitu 44,95 Juta dengan rincian 20-24 sejumlah 22,49 juta penduduk dan 25 ? 29 sejumlah 22,46 juta penduduk. Film Kepala Dua menggunakan isu Quarter Life Crisis yang merupakan sebuah kondisi krisis yang dihadapi oleh kelompok usia 20 tahun-an sebagai pembangun unsur naratifnya. Ide tersebut diwujudkan menggunakan pendekatan genre road movie. Genre road movie dipilih karena dianggap sesuai dan mampu untuk menggambarkan sebuah perjalanan hidup seseorang yang sedang berada di fase quarter life crisis. Road movie/Road Films disebut demikian karena menceritakan karakter yang selalu berpindah-pindah tempat dalam suatu perjalanan. Metode penciptaan pada film ini menggunakan tahap pra-produksi, produksi, dan paska-produksi. Proses penciptaan film Kepala Dua Melalui plot cerita yang digerakkan oleh dialog Film Kepala Dua berhasil menyajikan permasalahan yang sangat dekat dengan yang dirasakan pemuda di usia 20 tahun-an, terutama permasalahan antar kekasih. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta