Abstract :
Perancangan kampanye perlindungan kekayaan intelektual menggunakan ini
menggunakan animasi 2D dengan teknik cut out dengan karakter wayang Arjuna
untuk memberikan keunikan dan bertujuan untuk memberikan kesadaran
masyarakat mengenai pentingnya melindungi hak yang dimiliki oleh masyarakat
agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab mengingat
praktik pelanggaran HKI semakin marak. Pemberantasan pelanggaran ini memang
sulit untuk dilakukan karena terkadang masyarakat indonesia lebih menyukai
barang bajakan karena harganya yang lebih terjangkau dan juga lebih mudah
didapatkan. Contoh pelanggaran hak cipta yang sering terjadi adalah pembajakan
CD atau DVD, pembajakan perangkat lunak dan lain-lain. Metode penciptaan yang
digunakan pada perancangan ini menggunakan metode Godfrey yang merupakan
turunan dari metode Waterfall dan metode promosi yang digunakan menggunakan
metode TTL (Through the Line) untuk mempublikasikan kampanye melalui
Instagram dan Youtube. Analisis SWOT dan unique selling point juga untuk
mengidentifikasi kelebihan, kekurangan dan keunikan pada animasi yang dibuat.
Perancangan ini menggaet mitra dari produsen sepatu bernama Range De Culture
untuk memberikan masukan terhadap kampanye yang dibuat. Selain menggunakan
media online, media pendukung juga dibuat dalam perancangan ini seperti action
figure, hoodie, casing smartphone, tas pinggang, topi, permainan tradisional
macanan.