Abstract :
Karya ?Gångså Aksårå? adalah pertunjukan komposisi musik yang
mengekspresikan aksara Jawa ke dalam sebuah musik. Terciptanya karya
?Gångså Aksårå? dilatarbelakangi oleh keberadaan aksara Jawa yang
sekarang sudah tidak eksis lagi, kehadirannya hanya sebatas pengertian
yang dangkal dalam pembelajaran. Aksara Jawa memiliki banyak makna
yang terkandung di dalamnya. Tujuan penyusunan karya ?Gangsa
Aksara? adalah menyampaikan pesan atau makna yang terkandung di
dalam aksara Jawa dan menggambarkan secara musikal substansi aksara
Jawa tersebut.
Hasil dari pengamatan secara mendalam terhadap aksara Jawa,
dapat ditangkap bahwa inti dari aksara Jawa terdapat empat makna, (1)
utusan, (2) tidak membantah, (3) adu kekuatan, dan (4) kematian. Setiap
makna yang terkandung memiliki karakter yang berbeda-beda. Utusan
memiliki karakter agung dan gagah, adu kekuatan memiliki karakter atau
sifat nafsu dan amarah, sedangkan kematian dalam adat Jawa memiliki
karakter kesedihan. Tiga karakter tersebut diimplementasikan ke dalam
sebuah musikal yang menjadi satu kesatuan karya ?Gångså Aksårå?.
Penyusunan karya ?Gångså Aksårå? menggunakan tiga tahapan,
yaitu: persiapan, observasi, dan tafsir garap. Tahapan dalam persiapan
meliputi pengumpulan data-data tentang aksara Jawa. Pada tahap
observasi meliputi observasi ide gagasan dan observasi materi musikal.
Pada tahap tafsir garap meliputi konsepsi dan eksplorasi. Pada eksplorasi
meliputi eksplorasi bunyi, eksplorasi teknik, eksplorasi instrumen,
eksplorasi pola permainan, pencarian melodi melalui eksplorasi,
penyusunan bagian komposisi, penyusunan sambung rapet, pengolahan
volume dan tempo, dan evaluasi. Hasil dari penyusunan karya dan tesis
karya seni ?Gångså Aksårå? diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif
rujukan untuk menyusun karya musik baru bagi mahasiswa penciptaan
musik, khususnya mahasiswa karawitan.