Abstract :
Laporan Tugas Akhir yang berjudul: Ajaran Kehidupan di Pesantren
Sebagai Sumber Ide Dalam Penciptaan Karya Seni Lukis ini, merupakan bagian
dari pengalaman kehidupan penulis yang menimba ilmu di pondok pesantren.
Menjadi seorang santri adalah sebuah pilihan penulis dan sebagian pemuda
dengan berbagai latar belakangnya. Selama menjadi seorang santri, penulis
mengalami sendiri dan sering mendengar ajaran- ajaran kehidupan yang diberikan
oleh kyai kepada santri serta berbagai keluh kesah serta suka duka para santri.
Ajaran- ajaran tersebut memberikan banyak inspirasi dalam kehidupan.
Penciptaan karya tugas akhir ini menggunakan tahapan-tahapan
berdasarkan landasan teori L.H Chapman tentang proses penciptaan karya, yang
menyebutkan tiga tahapan penciptaan karya yaitu, 1). Upaya menemukan gagasan
(inception of an idea), 2). Menyempurnakan, mengembangkan dan memantapkan
gagasan awal (elaboration and refinement), 3). Visual dalam ke medium (tension
in a medium). Teknik yang digunakan dalam mewujudkan karya pada penciptaan
karya ini adalah dengan teknik sapuan dan transparan
Berdasarkan konsep non visual kemudian diolah dengan cara dibuat
sesuai proporsi figur manusia pada objek realistik namun tidak mencapai detail
yang akurat seperti pada karya realis dan menggunakan goresan- goresan tebal.
Hasil tugas akhir bercorak impressionis berbentuk objek realistik. Dari
penyusunan unsur visual dan komposisi unsur visual dihasilkan delapan buah
karya yang berjudul: Terbangan, Join, Hafalan, Ngalap Barokah, Tawadhu?,
Kebersamaan Para Santri, Kemandirian, Disiplin