DETAIL DOCUMENT
DISKUSI PERFORMATIF: MINUM KOPI SEMBARI TENGOK KE BELAKANG (DRAMATURGI KE DRAMATURG)
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Hafifi, Hoirul
Subject
Penciptaan dan Pengkajian Seni 
Datestamp
2024-09-13 03:19:06 
Abstract :
Disertasi karya seni ini memadukan diskusi dan performatif sebagai pertunjukan multimedia dengan hasil riset berupa buku esai ?Minum Kopi Sembari Tengok ke Belakang (Dramaturgi ke Dramaturg)? sebagai media utama. Media lain yang saling menguatkan dalam pertunjukan ini adalah arsip, ?sampah-sampah? hasil pertunjukan, kostum, foto, video eksperimen, tari Gandrung, gumaman, orasi, rekaman suara, instalasi objek sehari-hari, grafik, diagram, desain grafis, ritual, dan proses perekaman dengan menggunakan beberapa kamera digital. Istilah diskusi performatif diambil dari pemahaman publik terhadap lima karya terdahulu yang tidak memiliki bibliografi atau tinjauan sumber memadai, sehingga diriset ulang dan dijadikan landasan dalam menyusun suatu karya. Dramaturgi biografi dioperasikan berdasarkan hasil riset yang berkaitan dengan kekerasan dalam rumah tangga, blater (jawara lokal di Bangkalan), traumatic, posttraumatic growth, relasi kuasa, dan kota. Temuan riset menunjukkan: 1) Terbentuknya diskusi performatif berdasarkan arketipe atau habitus pengkarya sebagai landasan mengolah gerak tubuh, permainan intonasi, naik turunnya emosi, dan menjadikan identitas individu dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai posttraumatic growth yang lebih positif dalam konteks persepsi dan imajinasi tentang blater alternatif. 2) Dramaturgi biografi merupakan sistem operasi dasar pengkarya dalam menciptakan estetika berbeda yaitu chaos, yang sejak awal dinyatakan tidak terbebani oleh estetika umum, metafora, simbol, dan mempunyai makna yang melekat pada objek yang dihadirkan sepanjang pertunjukan. 3) Buku esai menjadi media utama bagi pengkarya untuk menemukan dirinya dalam pertunjukan berdasarkan memoriingatan masa lalu, pada masa kini, untuk masa depan, dalam membuka paradigma alternatif melalui practice as research di mana pun berada. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta