Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Piesc, Much. Rizzam Mardanido
Subject
Desain Interior
Datestamp
2024-09-25 07:18:01
Abstract :
ABSTRAK
Kopi merupakan salah satu hasil komoditi utama pertanian di Indonesia,
Industri kopi mempunyai kemampuan yang besar dalam menyerap tenaga kerja.
Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu
kecamatan dengan pertanian kopi sebagai usaha tani unggulan bagi
masyarakatnya. Pada masa globalisasi kini, budaya minum kopi sudah menjadi
gaya hidup modern yang menjadi trend dan terus berkembang di masyarakat
Indonesia. Hal tersebut mengembangkan tujuan perancangan Coffee Reserve
sebagai sarana kombinasi unik dari cara menikmati kopi. Sasaran dari Coffee
Reserve adalah orang-orang yang mengerti tentang kopi atau mereka yang ingin
mengenal lebih jauh mengenai kopi. Maka dari itu, untuk mengedukasi
masyarakat dan pengunjung yang ingin menikmati kopi atau sekedar ingin
mengetahui proses pembuatan kopi dari pemetikan hingga menjadi minuman.
Perancangan ini diharapkan menjadi wadah exprerience baru bagi masyarakat
untuk mengenal kopi. Perancangan Coffee Reserve di Tawangmangu
menggunakan pendekatan fungsi, ergonomi, tema dan gaya. Beberapa pendekatan
inilah yang mengakomodasi proses perancangan sehingga memenuhi kebutuhan
Coffee Reserve dengan maksimal.
Perancangan Coffee Reserve di Tawangmangu menggunakan metode oleh
Pamudji Suptandar yang memiliki tahapan menonjol berupa alternatif desain
sebagai langkah dalam menentukan desain akhir perancangan. Oleh karena itu,
natural modern akhirnya dipilih sebagai tema dan gaya perancangan. Konsep
tersebut menghasilkan desain bioklimatik yang menyesuaikan perubahan iklim
dan kehidupan sekitar sehingga desain memiliki keberlanjutan secara baik.