Abstract :
Fenomena menjamurnya café terjadi di Kota Solo pada 2019 yang
mengarah pada sektor yang intensif pengetahuan yaitu sektor pendidikan. Orang
di dunia akademis memanfaatkan kedai kopi sebagai tempat untuk menyelesaikan
pekerjaan ataupun kegiatan lainnya. Salah satu faktor yang mampu membuat
orang nyaman mengerjakan tugas maupun melakukan aktivitas lain seperti rapat,
pertemuan komunitas, rapat acara, bersosialisasi adalah café / coffee shop.
Hadirnya café / coffee shop di Kota Solo bagi co-worker belum mendukung untuk
menyelesaikan pekerjaannya dengan nyaman maka dari itu cowoker
membutuhkan ruang khusus yaitu café yang menerapkan co-working space.
Metode perancangan melalui 3 tahapan yakni input, sintesa, dan output.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fungsi, pendekatan ergonomi dan
pendekatan teknis. Hasil Perancangan Interior Seperdua Co-Working Café di
Surakarta dengan konsep Homey adalah kenyamanan, keamanan dan keakraban
serta kenyamanan dan keamanan bagi lingkungan, baik dalam hal fasilitas,
kebutuhan sirkulasi udara segar, kebutuhan cahaya alami, pola sirkulasi,
organisasi, suasana yang mempengaruhi mood seperti merasa tenang dan hangat,
serta perabot ruang yang ergonomis sehingga penghuni yang melakukan aktivitas
didalamnya dapat merasakan keleluasaan dan kepuasan dalam beraktivitas