Abstract :
ANALISIS PERSEPSI GENDER PADA ANAK MELALUI PRAKTIK SENI
GRAFIS BERSAMA KOMUNITAS YUK BELAJAR SENI (YBS), (Skripsi
Affi Nurtaria Rohmah, 76 halaman). Jurusan Seni Rupa Murni, program Studi
Seni Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desai, Institut Seni Indonesia Surakarta.
Persepsi mengidentifikasi bahwa pandangan yang timbul pada seseorang
merupakan hasil dari fokus individu pada suatu objek. Penelitian ini betujuan
untuk mengetahui persepsi gender yang terbentuk pada karya grafis anak-anak
dari hasil pengamatan mereka pada lingkungan sekitar (keluarga, sekolah, dan
teman sebaya). Melalui komunitas YBS penelitian dilakukakan di SD Negeri 02
Gentungan, menggunakan pendekatan kontekstual. Teknik pengumpulan data
utama yang diperoleh melalui praktik seni grafis dan wawancara dengan anakanak.
Teknik grafis yang digunakan yaitu teknik grafis cetak tinggi dengan
matriks Eva Foam. Anak-anak dilibatkan untuk memilih 8 profesi yang identik
dengan maskulinitas dan femininitas.
Penelitian ini menganalisis karya grafis anak-anak kelas 4 SD Negeri 02
Gentungan melalui teknik cetak tinggi dengan matriks Eva Foam. Hasilnya
menunjukkan bahwa anak-anak berusia 10 tahun telah mengenali peran gender
mereka, tercermin dari pemilihan profesi yang sesuai dengan jenis kelamin
mereka, tanpa ada yang memilih profesi lawan jenis. Anak-anak memilih profesi
berdasarkan kegiatan yang sering mereka lihat dari ibu mereka, mendukung
pandangan Judith Butler bahwa identitas dan peran gender terbentuk melalui
pengulangan tindakan dan perilaku yang diobservasi. Menariknya, lima anak lakilaki
memilih profesi juru masak dan satu memilih penjahit, menunjukkan potensi
subversi terhadap norma gender. Penelitian ini mendukung pandangan Butler
bahwa, alam bawah sadar mempengaruhi pembentukan identitas gender dan
seksual, yang merupakan hasil dari proses kompleks dan dinamis. Secara
keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bagaimana tindakan berulang dalam
konteks keluarga dan sosial membentuk identitas gender dan pilihan profesi anakanak,
sesuai dengan konsep performativitas gender.