DETAIL DOCUMENT
TARI JARANAN DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DI DESA KAUMAN LOR KECAMATAN PABELAN KABUPATEN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Rosiana, Septi
Subject
Tari 
Datestamp
2024-12-09 04:17:24 
Abstract :
Skripsi ini merupakan hasil penelitian mengenai bentuk dan fungsi tari Jaranan dalam kehidupan masyarakat. Tari Jaranan yang tumbuh dan berkembang pada komunitas pendukungnya yaitu paguyuban Satrio Kridho Budoyo yang telah berdiri sejak tahun 2016 di Desa Kauman Lor. Tari Jaranan tersebut seringkali ditampilkan pada acara yang dianggap sakral oleh masyarakat yaitu bersih desa dan juga ditampilkan sebagai hiburan dalam sebuah hajatan. Kedudukan tari Jaranan dalam masyarakat dipercaya dapat membawa berkah serta kepercayaan masyarakat mengenai kehadiran Nyi Dubruk sebagai dhanyang penunggu Desa Kauman Lor. Penelitian ini menggunakan landasan teori bentuk oleh Slamet MD serta teori fungsi oleh Sri Rochana Widyastutieningrum. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif yaitu menggambarkan atau mendeskripsikan obyek penelitian berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan. Data dapat diperoleh melalui studi pustaka, observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini dapat diperoleh gambaran mengenai bentuk pertunjukan, dan fungsi tari Jaranan yang ada di Desa Kauman Lor yaitu tari Jaranan dari Paguyuban Satrio Kridho Budhoyo. Bentuk pertunjukan tari Jaranan berupa gerak, penari, urutan sajian, tata rias busana, properti, musik tari, tempat dan waktu pertunjukan. Fungsi tari Jaranan dalam masyarakat berupa fungsi primer dan sekunder. Fungsi primer yaitu sebagai sarana ritual, sebagai sarana hiburan pribadi, sebagai tontonan, fungsi primer yang paling menonjol dalam pertunjukan tari Jaranan di Desa Kauman Lor yaitu fungsi ritual. Fungsi sekunder lebih mengarah kepada kondisi sosial masyarakatnya seperti legitimasi status sosial, integrasi sosial, dan terapi sosial. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Surakarta