Abstract :
Ritual brendung merupakan ritual yang dilakukan masyarakat untuk meminta turun hujan saat terjadi kemarau berkepanjangan. Brendung merupakan ritual meminta hujan berupa nyanyian mantra diiringi alat musik dari peralatan dapur dan perantara boneka sebagai simbol dari Mbak Ayu Brendung diyakini memiliki tuah mendatangkan hujan. Ritual brendung dilaksanakan hari kliwon dalam penanggalan Jawa, mulai dari proses mencuri gayung batok kelapa, merakit dan merias boneka, meletakan boneka di makam, serta prosesi ritual. Musik ritual brendung berupa klothekan dari peralatan dapur seperti boyong, ember, nampan, kaleng, dan kentongan. Keunikan musik brendung yaitu diharuskan menggunakan boyong sebagai instrumen musik. Terdapat tiga mantra pada prosesi ritual brendung, yaitu mantra membakar kemenyan, mantra tembang, dan mantra penutup penetralisir boneka. Musik brendung memiliki fungsi penting penting dalam pelaksanaan ritual brendung. Fungsi musik tersebut diantaranya fungsi pengesahan lembaga sosial dan upacara keagamaan, kontribusi integrasi sosial, reaksi fisik, sarana komunikasi, norma sosial, dan hiburan.