Abstract :
Penciptaan karya tugas akhir berjudul ?BENTUK HEKSAGONAL SARANG
LEBAH SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MEJA WASTAFEL?
berawal dari ketertarikan penulis terhadap struktur sarang lebah yang berbentuk
segi enam atau heksagonal yang ternyata memiliki kegunaan dalam efisiensi ruang
guna dan penggunaan bahan baku. Penciptaan karya ini mengeksplorasi bentuk
heksagonal pada sarang lebah yang kemudian diadopsi sebagai ide penciptaan meja
westafel. Maka dari itu penelitian penciptaan ini menggunakan teori estetika oleh
Monroe Beardsley dalam Problems in the Philosophy of criticism yang menjelaskan
bahwa ada 3 unsur yang menjadi sifat membuat baik atau memperindah suatu karya
estetik yang diciptakan oleh seniman, ketiga unsur tersebut adalah unity (kesatuan),
compleksity (kerumitan), intensity (kesungguhan). Untuk menguatkan dan
melengkapi teori tersebut penulis menggunakan teori trilogi keseimbangan oleh
Prof. Gustami yaitu tentang pemahaman metode tiga tahap enam langkah yang
menjadi dasar pijakan metode penciptaan karya penulis. Penciptaan karya ini
menggunakan material utama kayu mahoni dan proses pengerjaannya
menggunakan beberapa teknik, yaitu teknik proyeksi, teknik kerja bangku, teknik
pahat/ukir ornamen, serta teknik finishing rastik. Hasil penelitian penciptaan ini
adalah terwujudnya tiga buah karya meja westafel yang mengimplementasikan
konsep struktur heksagonal pada sarang lebah sesuai interpretasi penulis. Selain itu,
penelitian penciptaan karya ini juga menghasilkan pemahaman penulis mengenai
arsitektur sarang lebah yang mengandung banyak nilai, seperti nilai filosofis, nilai
kegunaan, serta nilai estetika yang luar biasa dan dapat diterapkan pada desain
produk furnitur, serta dapat menghasilkan desain yang menarik dan hasil karya
yang elok.