Abstract :
?Penciptaan Keris Dhapur Janur Kuning? deskripsi Tugas Akhir
Karya Program Studi Diploma IV (D-4) Senjata Tradisional Keris, Jurusan
Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta.
Penciptaan keris dhapur Janur Kuning, diawali dengan penggalian data
mengenai bentuk, motif dan makna simbol Janur Kuning, melalui observasi dan
studi pustaka. Data yang diperoleh dikembangkan menjadi sketsa alternatif,
seketsa terpilih, gambar kerja dan divisualkan menjadi bentuk blak keris luk 3, luk
5 serta luk 7, untuk dijadikan acuan dalam proses perwujudan karya. Konsep
Janur Kuning dan keris dipilih karena sangat berkaitan dengan budaya Jawa.
terutama dalam konteks upacara adat dan tradisi Jawa. Landasan proses
penciptaan karya terbagi menjadi tiga, yaitu : tema (subject matter) merupakan
motivasi yang dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, bentuk (form) terbagi
menjadi dua 1) visual form berupa keris 2) special form yang berupa Janur
Kuning, isi (makna) merupakan penghayatan mengenai konsep Janur Kuning.
Proses penciptaan menggunakan bahan utama besi, baja dan nikel. Estetika atau
keindahan karya keris menggunakan teori yang dikemukakan oleh Panembahan
Hadiwijoyo yang di bukukan oleh Haryono Haryoguritno tentang kriteria lahiriah
keris yaitu mor-jo-si-ngun. Mor artinya pamor, menunjukkan keindahan pamor, jo
artinya wojo/baja, menunjukkan proporsi baja dan kematangan tempa, si artinya
wesi/besi yang menunjukkan komposisi besi, warna besi dan kematangan tempa,
ngun artinya wangun/indah, menunjukkan keindahan kehalusan garap dan
keindahan anatomi dhapur keris. Karya Tugas Akhir tedapat tiga karya dengan
dhapur Janur Jaya Kusuma pamor Wengkon Luk-3, dhapur Surya Mangala
pamor Untu Walang Luk-5, dhapur Janur Saubhagya pamor Wengkon Luk-7.
Karya yang diwujudkan mencerminkan makna sesuai dengan konsep besar yang
sudah dibangun dari tema Janur Kuning.