Institusion
Institut Seni Indonesia Surakarta
Author
Bentri, Swesti Anjampiana
Subject
Penciptaan dan Pengkajian Seni
Datestamp
2025-01-31 03:33:13
Abstract :
Pengembangan motif batik di Indonesia telah banyak dilakukan
sebagai usaha menjaga kelestarian batik. Motif batik banyak meminjam
ideom terdekat dari lingkungan sekitar dimana batik tersebut dikembangkan.
Pengembangan juga bisa berkaitan dengan isu terkini, bangunan bersejarah
hingga bahkan keinginan konsumen. Pembuatan motif batik pada karya ini
terinspirasi dari relief Garu a yang ada di Candi Sukuh. Relief ini
menceritakan proses ruwatan yang dilakukan oleh Garu a untuk Ibunya.
Proses itu berkaitan dengan pertarungan Garu a dengan ular, pengambilan
Tirta Amarta, dan pembebasan Winata dari perbudakan. Motif batik pada
karya ini dibuat dengan cara reinterpretasi dan penggayaan terhadap relief
Garu a. Motif batik tersebut diaplikasikan pada busana siap pakai. Busana
siap pakai adalah busana yang tidak memerlukan proses pengukuran badan
secara detail dalam proses pembuatannya. Busana siap pakai disini juga
diartikan sebagai busana yang dapat dikenakan dalam berbagai acara, baik
resmi maupun tidak resmi. Busana motif batik motif Garu a ini dibuat dengan
teknik batik tulis. Penggunaan teknik batik tulis membuat batik pada karya
ini menjadi lebih khas. Busana batik motif Garu a ini dibuat untuk laki-laki
dan perempuan. Desain busana pada karya ini mempertimbangkan
kenyamanan saat dikenakan sehingga menggunakan bahan dasar kain yang
dingin saat dikenakan dan mudah menyerap keringat. Busana batik motif
Garu a dibuat dalam ukuran L untuk setiap karyanya.