Abstract :
Deva Ramadani. NIM: 191471031 ?Bunga Anggrek Dendrobium Sebagai Ide
Penciptaan Motif Jarit Kombinasi Batik Dan Ecoprint? Tugas Akhir Karya,
Program Studi S-1 Kriya, Jurusan Kriya, Fakultas Seni Rupa Dan Desain, Institut
Seni Indonesia Surakarta.
Bunga anggrek memiliki berbagai macam varietas, warna, bentuk, manfaat, serta
memiliki bentuk kelopak yang unik cenderung bergelombang yang berbeda di
setiap jenisnya. Visualisasi bunga anggrek yang menarik dapat dijadikan sebagai
sumber ide penciptaan dalam membuat motif batik kreasi baru. Ecoprint
merupakan teknik pencetakan alami yang memanfaatkan warna serta corak alami
tumbuhan yang dapat dituangkan diberbagai media. Kombinasi batik dan ecoprint
dalam wujud karya jarit menciptakan inovasi dalam seni tekstil yang
memancarkan keindahan, keanggunan, dan kemurnian. Permasalahan penciptaan
difokuskan pada (1) Bagaimana desain motif bersumber pada anggrek
dendrobium pada jarit dengan perpaduan batik dan ecoprint (2) Bagaimana
mewujudkan desain motif anggrek dendrobium pada jarit dengan perpaduan batik
dan ecoprint (3) Bagaimana mendeskripsikan perwujudan desain motif anggrek
dendrobium yang dibuat dengan perpaduan teknik ecoprint dan teknik batik pada
jarit. Pembuatan karya ini menggunakan teori pendekatan estetis Husen
Hendriyana dalam perwujudannya meliputi utility (kegunaan), signifinance
(makna), dan asthethic (keindahan), serta menggunakan tahapan penciptaan
berdasarkan teori SP. Gustami meliputi tiga tahap dan enam langkah pengerjaan
meliputi tahap eksplorasi, tahap perancangan, dan tahap perwujudan. Karya tugas
akhir ini berjumlah empat buah karya berjudul (1) Lelakon, (2) sawawa urip, (3)
Kusuma Ati, (4) Tonggo Teparo dengan menampilkan visualisasi, serta bobot
yang berbeda dalam bentuk jarit.