DETAIL DOCUMENT
Studi Pemanfaatan Lumpur IPAL dan Kulit Buah Nanas Menjadi Briket Sebagai Energi Alternatif Terbarukan - Submit Journal/Konferensi
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Maharani, Valencia Githa Sri
Subject
AI Indexes (General) 
Datestamp
2022-07-19 01:11:28 
Abstract :
Proses pengolahan air limbah akan menghasilkan limbah berupa lumpur. Lumpur IPAL memiliki potensi dalam pembuatan briket karena kandungan organik yang tinggi. Kulit buah nanas merupakan limbah biomassa yang dapat dimanfaatkan sebagai briket karena kulit buah nanas memiliki nilai kalor mencapai 5.390 kal/gram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi lumpur dan kulit buah nanas serta jenis perekat terhadap karakteristik briket. Perekat briket yang digunakan adalah rejected papaya, kotoran sapi, dan tepung tapioka. Berdasarkan variasi komposisi briket, karakteristik briket yang baik dihasilkan oleh komposisi 0% lumpur: 90% kulit nanas; 10% perekat tepung tapioka, dengan nilai kadar air sebesar 5%, kadar abu sebesar 11%, volatile matter sebesar 13%, fixed carbon sebesar 76%, dan nilai kalor sebesar 4.753,99 kal/gram. Variasi jenis perekat tepung tapioka memiliki karakteristik briket yang baik. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan