Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Wardhana, Purwa Aditya Wisnu
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Datestamp
2021-12-07 05:52:14
Abstract :
Antena mikrostrip merupakan jenis antena cetak yang memiliki ukuran dimensi sangat kecil. Antena berbentuk mikrostrip terus dikembangkan dengan berbagai inovasi untuk dapat bekerja di frekuensi rendah dengan dimensi yang kecil. Modifikasi material substrat antena dengan material dielektrik artifisial merupakan salah satu pengembangan antena mikrostrip. Sampai saat ini, nilai
permitivitas relatif bahan dielektrik konvensional bersifat isotropik atau seragam,
sedangkan modifikasi material dielektrik menghasilkan nilai permitivitas relatif bahan dielektrik bersifat anisotropik atau beragam. Secara matematis, frekuensi
kerja antena mikrostrip berbanding terbalik dengan permitivitas relatif substrat. Perancangan material dielektrik artifisial dilakukan dengan mengatur letak, jumlah, dan kerapatan konduktor yang ditanamkan dalam bahan dielektrik atau substrat. Berdasarkan hasil penelitian, modifikasi material dielektrik menjadi material dielektrik artifisial dilakukan dalam 3 tahap yaitu modifikasi ketebalan substrat, modifikasi jumlah konduktor dan modifikasi diameter konduktor. Konfigurasi
terbaik material dielektrik artifisial tersusun atas 4 konduktor dan diameter konduktor 1,2 mm pada tebal substrat 6,4 mm. Konfigurasi tersebut menghasilkan
frekuensi kerja di 2,4 GHz, S11 -26,137 dB, VSWR 1,085 dan gain 7,669 dB pada antena mikrostrip termodifikasi. Konfigurasi tersebut berhasil menurunkan frekuensi kerja dari 3 GHz, S11 dari -22,316 dB, VSWR dari 1,333 dan menaikkan gain dari 4,863 dB pada antena mikrostrip konvensional. Penurunan frekuensi kerja
meningkatkan permitivitas relatif substrat sebesar 148,48% dari 4,4 menjadi 6,87.