DETAIL DOCUMENT
Penerapan Metode Critical Path Method (CPM) dan Critical Chain Project Management (CCPM) Pada Penjadwalan Pembangunan Kapal Tanker DWT 7500 Ton - Submit Journal/Konferensi.
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Humo Umara Sabah, Ilham
Subject
VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering 
Datestamp
2022-07-18 02:24:50 
Abstract :
Sebelum memulai proyek pembangunan sebuah kapal perlu dilakukan perencanaan yang baik agar tidak terkadi permasalahan dikemudian hari yang dapat menimbulkan kerugian pihak galangan maupun owner. Pembangunan kapal Tanker DWT 7500 ton yang dibangun oleh PT. X perencanaan awal yang menggunakan metode konvensional yang tidak mengutamakan produktivitas kerja serta kebiasaan manusia yang buruk seperti parkinson?s law, student?s syndrome, multitasking danvoverestimated activity durations yang dapat menghambat proyek. Metode critical chain project management (CCPM) merupakan suatu metode untuk merancang serta mengatur proyek yang menitikberatkan pada kebutuhan sumber daya untuk melaksanakan proyek serta menghilangkan kebiasaan buruk manusia seperti parkinson?s law, student?s syndrome, multitasking dan overestimated activity durations. Pengaplikasian metode CCPM adalah dengan menghilangkan 50% dari safety time pada setiap kegiatan untuk dijadikan sebagai buffer sehingga dapat mempercepat waktu pengerjaan dan meminimalisir biaya tenaga kerja. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh durasi 30 hari kerja untuk metode CPM, 26 hari kerja untuk metode CCPM menggunakan perhitungan Buffer C&PM, dan 22 hari untuk metode CCPM menggunakan perhitungan Buffer RSEM. Kata kunci: Buffer, Critical Chain, Perencanaan. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan