Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Dwi Eriyuliati, Eriyuliati
Subject
HA Statistics
Datestamp
2022-07-18 05:55:26
Abstract :
Saat ini perkembangan bisnis semakin meningkat dan persaingan begitu ketat, berdasarkan data statistik di Indonesia total UMKM pada tahun 2011-2013 sebesar 55.206.444 ? 57.895.721 unit, meskipun demikian hal tersebut diakibatkan oleh kondisi perekonomian yang tidak stabil. Hal tersebut memberikan dampak atau efek terhadap pesaing bisnis yang semakin banyak. UD Dua Putra merupakan usaha dagang yang bergerak di bidang pengelolaan industri makanan berupa jenis makanan kerupuk. Permasalahan kualitas produksi mempengaruhi strategi bagi pemilik usaha. Kualitas yang baik akan dihasilkan dari proses produksi yang baik dan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan oleh kebutuhan pasar. Tujuan khusus yang ingin dicapai dalam proposal tugas akhir yaitu untuk melakukan analisis pengendalian kualitas produksi di UD Dua Putra dengan menggunakan pendekatan Statistical Quality Control (SQC). Berdasarkan hasil observasi secara langsung faktor penyebab cacat di UD Dua Putra yaitu faktor manusia, material, mesin atau alat, dan lingkungan. Berdasarkan hasil analisa FMEA cara memperbaiki kualitas di UD Dua Putra yaitu dengan membuat SOP untuk semua kegiatan di lantai produksi, mengganti dan melakukan perawatan terhadap mesin yang digunakan, dan melakukan pengecekan terhadap bahan baku serta kinerja karyawan. Berdasarkan hasil pendekatan SQC hasil control yang didapatkan bahwa banyak titik yang berfluktuasi tinggi, tidak beraturan dan berada diluar batas kendali yang mengharuskan pemilik usaha untuk memperbaiki efek penyebab terbesar cacat yang didapatkan dari hasil produksi.