Abstract :
Kebisingan di area kerja dapat didefinisikan sebagai suara yang terjadi
akibat kegiatan serta alat produksi yang berada di tempat kerja. Pada tingkat tertentu
kebisingan dapat menimbulkan efek samping bagi penerimanya, salah satunya
adalah stres kerja. Kebisingan merupakan salah satu faktor yang dapat
mempengaruhi stres yang dialami pekerja. Stres kerja juga dapat dipengaruhi oleh
beberapa faktor lain salah satunya adalah masa kerja. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat kebisingan dan masa kerja terhadap
stres kerja pada pekerja di PT X. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian
ini termasuk kedalam jenis penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan pada
penelitian ini adalah para pekerja di PT X dengan jumlah 19 pekerja yang
ditentukan berdasarkan seluruh jumlah populasi yang berada di PT X. Pengukuran
nilai tingkat kebisingan menggunakan alat sound level meter. Metode
pengumpulan data mengenai tingkat stres yang dialami pekerja pada penelitian ini
menggunakan kuesioner DASS-42. Uji statistik yang digunakan pada penilaian ini
adalah uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian yang didapatkan dengan
melakukan uji korelasi rank spearman menunjukkan tidak adanya pengaruh tingkat
kebisingan terhadap tingkat stres kerja dengan nilai (sig = 0,202) dan tidak terdapat
pengaruh antara masa kerja terhadap stres kerja dengan nilai (sig = 0,794).