DETAIL DOCUMENT
Pendekatan Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Untuk Mengidentifikasi Potensi Lokasi Penyelidikan Tanah Di Wilayah Masterplan Institut Teknologi Kalimantan - Submit Journal/Konferensi
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Qusairy, Muhammad Ichsan
Subject
G Geography (General) 
Datestamp
2022-07-18 08:26:12 
Abstract :
Institut Teknologi Kalimantan (ITK) adalah perguruan tinggi negeri di Kota Balikpapan yang didirikan pada tanggal 6 Oktober 2014. Dengan usianya yang tergolong muda, pembangunan sarana dan prasarana menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan kampus ITK. Beberapa tahun belakangan ini, pembangunan di lingkup ITK sangatlah pesat. Seiring dengan pesatnya pembangunan di ITK, maka perlu diperhatikan salah satu faktor penting pembangunan yang mendasar yaitu penyelidikan tanah. Penyelidikan tanah dikerjakan untuk mendapatkan karakteristik dan sifat tanah sebagai acuan dalam mendesain struktur bawah bangunan. Melihat pentingnya penyelidikan tanah dalam perencanaan infrastruktur maka diperlukan suatu alat yang menghimpun informasi penyelidikan tanah di lokasi. Penulis bermaksud untuk melakukan pemetaan potensi lokasi penyelidikan tanah menggunakan analisis spasial dalam SIG dengan software ArcGIS 10.8. Penelitian ini menggabungkan 3 layer yaitu elevasi, kemiringan lereng, dan lokasi penyelidikan tanah sebelumnya. Metode analisis spasial yang digunakan adalah dengan metode pembobotan, Fuzzy Overlay Gamma, dan Per-cell Statistic Maximum (PCSM). Hasil penelitian dengan metode pembobotan menunjukkan daerah dengan potensi sangat tinggi dapat ditemukan pada daerah-daerah kecil di bagian tenggara, timur laut dan barat. Daerah dengan potensi tinggi tersebar pada bagian utara, selatan, barat, barat daya, dan tenggara. Analisis spasial dengan metode fuzzy overlay gamma menunjukkan daerah dengan potensi sangat tinggi dan tinggi tersebar pada hampir seluruh bagian yaitu pada bagian utara, selatan, tenggara, barat daya, barat, barat laut, dan timur laut. Analisis spasial dengan metode PCSM menunjukkan daerah dengan potensi sangat tinggi tersebar di bagian utara, barat, barat daya, barat laut, timur laut, dan tenggara. Daerah dengan potensi tinggi dapat ditemukan pada daerah dengan jarak 150 ? 200 m dari lokasi penyelidikan tanah sebelumnya. Hasil uji validasi dengan acuan matriks inferensi menunjukkan metode pembobotan memiliki tingkat akurasi lebih baik yaitu sebesar 63,05% dibandingkan metode fuzzy overlay gamma dan PCSM berturut-turut sebesar 33,69 % dan 5,57 %. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan