DETAIL DOCUMENT
Pemetaan Daya Dukung Tanah Berdasarkan Data CPT (Cone Penetration Test) di Wilayah Masterplan Institut Teknologi Kalimantan - Submit Journal/Konferensi
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Safitri, Dhea
Subject
G Geography (General) 
Datestamp
2022-07-18 08:25:10 
Abstract :
Salah satu syarat keamanan dari suatu konstruksi yaitu nilai daya dukung tanah pada pondasi sebagai penunjang konstruksi yang stabil. Pondasi menjadi bagian struktur bawah yang harus dapat menahan beban struktur diatasnya agar tidak terjadi kegagalan suatu struktur yang dibangun. Selain itu, karakteristik, jenis dan konsistensi tanah pada tiap lapisan tanah juga menjadi faktor pendukung dalam menyalurkan beban struktur ke pondasi. Pada tugas akhir ini, penulis melakukan penelitian terkait pemetaan persebaran tahanan konus dan daya dukung tanah di wilayah masterplan Institut Teknologi Kalimantan. Nilai tahanan konus (qc) yang digunakan didapatkan dari hasil pengujian sondir di lapangan. Sedangkan, nilai daya dukung yang digunakan adalah nilai daya dukung yang diijinkan (Qall) yang didapatkan dengan menganalisis tiang pancang jenis spun pile dengan diameter 40 cm dan diameter 20 cm menggunakan Metode Trofimankove (1974) berdasarkan data sondir atau CPT. Seluruh nilai tersebut di analisis interpolasi menggunakan program bantu ArcGis 10.8 yang dianalisis dengan Metode Kriging, IDW, dan Spline with Barriers. Berdasarkan hasil pemetaan tahanan konus menggunakan metode Kriging, IDW, dan Spline with Barriers menunjukkan bahwa tanah di wilayah masterplan ITK berkonsistensi kaku, sangat kaku dan berkonsistensi keras dengan nilai qc sekitar 16,0804 ? 259,54 kg/cm2. Sedangkan, hasil pemetaan daya dukung tanah pada pondasi diameter 40 cm dan 20 cm menggunakan metode Kriging, IDW, dan Spline with Barriers menunjukkan bahwa jenis tanah pada pondasi di wilayah masterplan ITK adalah keras masing-masing memiliki nilai Qall sekitar 26,024 ? 87,835 dan 11,753 ? 24,038 Ton. Nilai kisaran maksimum dan minimum yang dihasilkan dari pemetaan tahanan konus dan daya dukung tanah berdasarkan ketiga metode interpolasi tersebut, metode IDW menghasilkan nilai kisaran qc dan Qall yang paling mendekati dengan sampel data yang digunakan. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan