DETAIL DOCUMENT
Pemanfaatan Limbah Batang Serai Dapur (Cymbopogon Citratus) sebagai Biolarvasida terhadap Larva Nyamuk-Submit Journal/Konferensi
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Todingdatu, Ikrarwaty
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2022-07-18 06:28:04 
Abstract :
Permasalahan sampah seperti penumpukan sampah organik yang berserakan dan tidak dikelola, akan mencemari lingkungan. Limbah batang serai (Cymbopogon citratus) merupakan bagian dari sampah organik yang masih memiliki kandungan senyawa aktif dan memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai biolarvasida larva nyamuk. Ukuran partikel yang semakin kecil akan memudahkan pelarut untuk mengekstrak senyawa aktif karena adanya pemecahan dinding dan membran sel pada bahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak limbah batang serai (Cymbopogon citratus) sebagai biolarvasida larva nyamuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sampel larva nyamuk dalam penelitian ini didapatkan dengan teknik sampling SRS (simple random sampling) sehingga semua populasi larva nyamuk memiliki potensi untuk dijadikan sampel dalam penelitian dengan adanya kriteria yang telah ditentukan. Limbah batang serai berasal dari pasar maupun kebun serai yang ada di wilayah penelitian ini. Penelitian ini dilakukan pada dua tahap yaitu persiapan dan penelitian. Sebelum diekstrak limbah batang serai dibuat menjadi bubuk yang diayak sehingga didapatkan dua ukuran partikel yaitu ?60 mesh dan <60 mesh. Selanjutnya diekstrak dan dibuat menjadi beberapa konsentrasi yaitu, 5%, 15% dan 25% kemudian dilakukan pengujian terhadap larva nyamuk dengan waktu pengamatan selama 48 jam. Hasil analisis menunjukkan konsentrasi dari ekstrak limbah batang serai (Cymbopogon citratus) secara signifikan berpengaruh terhadap mortalitas larva nyamuk. Dan tidak ada ukuran partikel yang optimum karena dari uji statistik menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap mortalitas larva nyamuk. Konsentrasi optimum terhadap mortalitas larva nyamuk 100% adalah 25% dengan waktu reaksi ±2 jam. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan