Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Sidauruk, Jeremia Sanjaya
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery
Datestamp
2022-07-18 22:09:09
Abstract :
Permasalahan pada era sekarang yang dimana proses produksi dan manufaktur berbasis rapid prototyping atau additive manufacturing telah mengalami perkembangan yang sangat cepat. Terdapat beberapa variabel yang menjadi concern dalam pengembangan produk salah satunya produk dari wire arc
additive manufacturing. Pada penelitian kali ini penulis akan meneliti terkait pengaruh variasi arus pengelasan terhadap sifat mekanik material dan struktur mikro pada wire arc additive manufacturing dengan pengelasan GMAW yang
memiliki tujuan untuk mengetahui proses WAAM dengan menggunakan pengelasan GMAW, mengetahui sifat-sifat mekanik material dari hasil WAAM menggunakan pengelasan GMAW dalam uji tarik dan uji kekerasan, serta untuk mengetahui struktur mikro material dari hasil WAAM menggunakan pengelasan GMAW dengan elektroda ER308L. Alat dan bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah mesin las GMAW, mesin uji tarik, mesin uji impak, Elektroda ER380L, cairan natal, resin, kain bludru, metal polish, kertas amplas grade 80-5000, jangka
sorong, timer dengan variabel control pengelasan GMAW dan WAAM, variabel bebas kawat las dan arus listrik 150 A ; 170 A ; dan 190 A. Dari penelitian ini dapatkan bahwa semakin meningkat arus las maka struktur mikro yang terbentuk yaitu fasa austenite akan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah arus las maka struktur mikro yang terbentuk yaitu fasa ferrite akan semakin banyak. Dari pengujian tarik didapatkan masing-masing arus memiliki UTS dari masing-masing variasi arus pengelasan adalah 606,64 MPa; 607,911 MPa; dan 623,24 MPa. Nilai yield strength masing-masing variasi arus pengelasan adalah 370,327 MPa; 384,175 MPa; dan 371 MPa. Nilai persentase elongation masing masing variasi arus 19,11%; 16,49%; dan 16,83%. Dan dari hasil pengujian kekerasan didapatkan nilai variasi arus 150A menunjukkan nilai rata-rata kekerasan adalah 212,00 HV0,5; Variasi 170A menunjukkan nilai rata-rata kekerasan adalah 223,67 HV0,5; dan variasi arus 190A menunjukkan nilai rata-rata kekerasan adalah 293,00 HV0,5.